Keheningan di dalam ruangan sauna pecah oleh bunyi, ‘bip…bip…bip…..’.
Seorang Amerika kemudian membuka telapak tangan kirinya dan membaca yang tertuis di telapak tangannya itu.
Dua rekan yang ada di tempat sauna kagum melihat pesan yang bisa muncul di telapak tangan orang Amerika tersebut.
“Oh, telapak tangan saya telah di tanamkan chips, sehingga saya dapat langsung menerima pesan SMS tanpe alat, tertulis di telapak tangan saya,” ujar si Amerika.
Sesaat kemudian terdengar dering telepon, orang jepang mengangkat tangan kanannya, jempol didekatkan ke telinga sedangkan kelingkingkebibirnya.
“Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui dua jari tanpa menggunaka HP,” kata si jepang.
melihat semua itu, sahabat kita dari Indonesia mulai gugup, ‘Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang=orang ini?’ pikirnya.
Karena strees, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahan lagi.
Usai buang air besar, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh bokongnya dengan kertas toilet, seuntai keras toilet masih berjuntai di belahan bokongnya.
Dengan keheranan dan jijik orang jepang dan orang amerika menujuk ke untaian kertas ’sisa’ tersebut dan berkata, “kertas apa itu yang tergantung di bokong anda?”.
“Oh maaf, saya baru terima fax…!”
Archive for Humor
Terima fax!!!
Layanan Pijat Plus-Plus
Tersebutlah seorang pemuda yang ganteng dan gagah. Setelah melalui perjalanan jauh, akhirnya pemuda itu tiba di suatu hotel. Karena lelah, dia meminta layanan pijat.
Resepsionis: “Mas mau layanan pijat biasa atau yang plus-plus?”
Pemuda: “Yang plus saja deh, badan saya cape sekali.”
Resepsionis: “Ya udah, mas tunggu saja di kamar mas, no 666.”
Pemuda itu pun segera santai dan tiduran di kamar 666. Tak lama kemudian pintu pun diketuk, dan masuklah si tukang pijit yang cakep, sexy & bahenol.
Pemuda: “Mbak, saya dibuka baju dulu yach, trus dipijit pelan-pelan. Cape bener neh…”
Tukang Pijit: “OK mas, sekarang rebahan dulu saja saya mau bersiap-siap… “(sambil membuka bajunya)
Pemuda: OK!
Tak lama kemudian, si tukang pijit mulai duduk diatas punggung sang pemuda dan melenggak lenggokkan badannya sambil menunggu pemuda itu ON.
Setelah 10 menitan, si pemuda tak kunjung on, maka Tukang Pijit itu ber striptease diatas ranjang. Tapi si pemuda tetep aja santai…
Pada menit ke 20, si Tukang Pijit sudah cape menari dan mulai memegang2 anunya si pemuda, yang tetep loyo juga.
Pada menit ke 30, si Tukang Pijit udah menyerah dan kecapaian. Tiba-tiba pemuda itu berkata, “Nggak usah repot2 mbak, terima kasih. Saya ini homo.. saya cuma minta dipijit aja kok.”
Tukang Pijit: “Pantesan loyo terus…”
3 Drakula
Ada 3 drakula sedang mencari daerah sasarannya untuk berburu. Drakula pertama pun pergi duluan ke kota A. Dalam 2 menit, dia sudah kembali dengan mulut berlumuran darah. Drakula 1 berkata, “Kota A,,,habis!!!” Kedua temannya pun merasa kagum. Lalu drakula 2 tak mau kalah, ia pun pergi ke kota B. Dalam 1 menit dia sudah kembali dengan mulut berlumuran darah juga. Lalu dia berkata, “Kota B…habis!!!” Yang lain makin kagum. Drakula ke 3 pun juga tak mau kalah. Ia pun langsung melesat menuju kota C. kedua drakula makin kagum lagi karena drakula 3 sudah kembali dalam ¼ menit dengan keadaan hamper teler.
Drakula 1 : “Wah…lw hebat banget!”
Drakula 2 : “Gila…abis tuh kota?!”
Drakula 3 : “Lw liat tiang listrik di depan?” katanya sambil nunjuk kea rah tiang listrik.
Drakula 1 &2 : “Liat…liat!!”
Drakula 3 : “Sialan…gw nabrak!!!”